Peran Sosial Individu dalam Internet


Hampir semua masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa atau bahkan lansia sekalipun sudah tak asing lagi dengan istilah internet. Bahkan kini, hampir semua aspek pekerjaan dalam kehidupan sehari-hari telah mengandalkan internet mencari segala solusi dan jawaban di internet. Saat mencari resep makanan bahkan tutorial membuatnya, mencari berita, memesan barang atau produk tertentu,bahkan sampai dapat menggunakan jasa membersihkan rumah. Menurut Ramdhani (2003), internet adalah suatu sebutan untuk sekumpulan jaringan komputer yang bisa menghubungkan berbagai situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, hingga perorangan. Ditambahkan menurut Oetomo (2002), internet adalah singkatan atau singkatan dari international network, yang didefinisikan juga sebagai suatu jaringan komputer yang sangat besar, dimana jaringan komputer tersebut terdiri dari beberapa jaringan-jaringan kecil saling terhubung satu sama lain. Terdapat 5 penggunaan dalam berinternet yaitu:

Informasi
Menurut Davis (2013), menyatakan bahwa informasi merupakan data yang telah diolah. Pengolahan tersebut dilakukan agat data tersebut menjadi bentuk yang memiliki arti dan bermanfaat bagi penerimanya, baik untuk pengambilan keputusan di masa ini atau di masa depan. Kemudahan mendapatkan informasi di era informasi ini menawarkan di internet sangat beragam jenisnya. Bahan-bahan pustaka yang mudah didapatkan melalui media internet termasuk artikel jurnal elektronik, makalah simposium dan konferensi, disertasi, karya pre-print, karya lama berbasis kertas, berita, katalog perpustakan, katalog produk, data statsitik, sampai dengan formula/paten, produk multi media seperti suara/lagu, gambar/foto, video/film, games, animasi, dan lainnya.
Kemudahan mendapatkan banyak infomasi dari internet membuat saya salah satunya dapat mengetahui berita serta informasi mengenai virus COVID-19, membaca berita tentang perkembangannya, cara pencegahannya, dan gejala-gejalanya melalui iNews.id, website WHO (world health organization), dan lainnya.

Komunikasi
Menurut Arifin (2004), komunikasi merupakan sebuah konsep multi makna. Dalam makna sosial, komunikasi merupakan proses sosial yang berkaitan dengan kegiatan manusia dan kaitannya dengan pesan dan perilaku. Menggunakan internet tentu saja memberikan manfaat yang sangat besar dalam kehidupan semua masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan serta menambah wawasan tentang komunikasi yang baik secara langsung dan sudah terjalin dengan orang lain dan mampu mempermudah komunikasi dari jarak yang sangat jauh tanpa harus dengan bertatap muka secara langsung.
Perkembangan media komunikasi ini juga memberikan keuntungan yang sangat besar bagi saya atau bahkan bagi khalayak dalam pandemic COVID-19 ini, menjadikan komunikasi tidak terhambat karena adanya kemajuan teknologi untuk melakukan komunikasi seperti personal chat, voice call sampai video call bersama teman-teman, sanak saudara yang tidak dapat bertemu dikarenakan social distancing dan physical distancing. Mengerjakan tugas kelompok pun dapat saya jalankan dengan berdiskusi jarak jauh melalui media sosial seperti Whatsapp, Gmail, dan Line.

Media/Jaringan Sosial
Seiring berjalannya waktu hampir bisa dipastikan bahwa setiap masyarakat yang memiliki telepon pintar juga mempunyai akun media sosial, seperti Facebook, Twitter, Snapchat, Instagram, dan lainnya. Kondisi ini seperti sebuah kelaziman yang mengubah bagaimana cara berkomunikasi pada era serba digital seperti sekarang. Jika dahulu, perkenalan dilakukan dengan cara konvensional, yaitu (biasanya) diiringi dengan saling tukar kartu nama, sekarang setiap kita bertemu orang baru cenderung untuk bertukar alamat akun atau membuat pertemanan di media sosial. Kebutuhan akan menjalin hubungan sosial di internet merupakan alasan utama yang dilakukan oleh khalayak dalam mengakses media.
Kondisi ini tidak bisa didapatkan ketika khalayak mengakses media tradisional, diperjelas menurut Howard & Parks (2012), media sosial adalah media yang terdiri atas tiga bagian yaitu, insfrastruktur informasi dan alat yang digunakan untuk memproduksi dan mendistribusikan isi media, Isi media dapat berupa pesan-pesan pribadi, berita, gagasan, dan produk-produk budaya yang berbentuk digital. Kemudian yang memproduksi dan mengkonsumsi isi media dalam bentuk digital adalah individu, organisasi, dan industri.
Salah satu sosial media yang saya gunakan dan termasuk sangat aktif dalam menggunakannya adalah Instagram, karena saya dapat terhubung dengan teman yang lebih banyak lagi diluar sana, atau bahkan menjalin silahturahmi dengan teman lama yang sudah tidak berkomunikasi sejak lama, dan juga melihat tempat-tempat yang bagus untuk dikunjungi.

Hiburan
Selain untuk informasi,komunikasi,media sosial/jaringan sosial, ada juga untuk hiburan karena hampir setiap masyarakat memiliki telepon pintar yang dapat mengakses dengan mudah, mencari hiburan menggunakan media sosial di internet seperti menonton film tanpa pergi ke bioskop, menonton hal-hal yang dibuat para kreator yang tidak ada di televisi atau pun bioskop, dan lainnya.  Hasil penelitian Van Deurse, dkk(2011),menjelaskan bahwa dalam menggunakan baik untuk mencari informasi, edukasi, dan hiburan pada internet harus memiliki keterampilan. Jika seseorang memiliki keterampilan dalam menggunakan internet, maka memanfaatkannya akan lebih efektif pula.
Saya menggunakan internet untuk hiburan seperti dengan membuka youtube saya bisa menonton tutorial make-up, bagaimana mendekor kamar agar terlihat seperti kamar perempuan, menonton paranormal experience yang dialami oleh kreator, menonton drama di media sosial viu, dan lainnya yang membuat saya sedikit dapat melepas penat dalam kesuntukkan tugas-tugas yang dimiliki, apalagi dalam keadaaan pandemic seperti ini yang menyebabkan tugas menumpuk dan membelah menjadi banyak bagian.

Pendidikan
Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif dan mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Perubahan yang cukup signifikan tersebut salah satunya dapat dilihat dari cara untuk mendapatkan sumber ilmu pengetahuan tanpa mempermasalahkan jarak dan waktu dengan diciptakan dan dikembangkannya aplikasi maupun saluran informasi sebagai fasilitas untuk memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan melalui internet. Menurut Salmeron dkk (2017), Internet digunakan untuk belajar akan menambah kemampuan membaca, berpikir kritis, dan mengintegrasi atau mengasosiasikan sumber bacaan yang satu dengan yang lainnya.
Salah satu media pembelajaran dalam internet yang saya gunakan adalah vclass yang merupakan fasilitas dari kampus, google classroom, dan juga saat masih dibangku sekolah saya menggunakan quipper untuk membantu pembelajaran saya. Dengan menggunakan media pembelajaran dalam internet seperti itu membantu dan mempermudah saya untuk terus mendapatkan pengetahuan yang lebih apalagi dalam keadaan pandemic seperti ini.

Ekonomi
Internet mendukung komunikasi dan kerja sama global antara pegawai, konsumen, penjual, dan rekan bisnis yang lain. Internet memungkinkan orang dari organisasi atau lokasi yang berbeda bekerja sama sebagai satu tim virtual untuk mengembangkan, memproduksi, memasarkan, dan memelihara produk atau pelayanan. Penggunaan internet dalam  ekonomi dan berbisnis mengalami perkembangan, dari pertukaran informasi secara elektronik ke aplikasi strategi bisnis, seperti pemasaran, penjualan, dan pelayanan pelanggan. Akibat internet, pemasaran terhadap perusahaan, produk, dan pelayanan menjadi proses yang interaktif saat ini membuat masyarakat yang menjadi pembelinya menjadi masyarakat yang konsumtif.
Saya termasuk orang yang memanfaatkan bidang ekonomi ini dalam internet, dengan saya membuka media sosial seperti shopee, lazada, zalora, dan lainnya. Memudahkan saya berbelanja tanpa harus pergi ke mall atau keluar negeri jika ada suatu produk/barang yang tidak dijual di Indonesia. Dengan hanya meng klik-klik saja barang/produk yang saya inginkan dengan mudah saya untuk mendapatkannya tetapi berdampak menjadikan saya sebagai orang yang konsumtif.

Peran sosial individu di internet
Robert A. Baron dan Donn Byrne (2004) mengungkapkan bahwa perilaku prososial dapat didefinisikan sebagai perilaku yang memiliki konsekuensi positif orang lain. Dalam menggunakan internet individu berperan penting dalam penggunaannya, disebabkan karena individu sendirilah yang menjadi pembuat sekaligus pengguna internet itu sendiri didalam media sosial manapun dan digunakan untuk apapun. Sehingga tanpa adanya individu, internet tidak akan berfungsi sebagaimana sekarang.



Referensi:
Arifin, Anwar. 2004. Strategi Komunikasi. Bandung: Armilo
Davis, Gordon B. 2013. Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen. Palembang: Maxikom
Howard, P. N. & Parks, M. R. (2012). Social Media and Political Change: Capacity, Constraint, and Consequence. Journal of Communication, Vol. 62, No. 2, 359- 362.
Oetomo, Budi Sutedjo Dharma. (2002). e-Education Konsep, Teknologi dan Aplikasi Internet Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit ANDI
Ramadhani, Graifhan. (2003). “Modul Pengenalan Internet” http://dhani.singcat.com/files/pengenalan_internet.pdf. Tanggal: 13 Mei 2020.
Robert A.Baron & Donn Byrne.(2003).Psikologi Sosial Edisi Sepuluh. Jakarta: Airlangga.
Salmeron, L., Garcia, A., Abarca, E. V. (2017). The Development of Adolescents' Comprehensionbased Internet Reading Activities. Learning and Individual Differences, 61: 31– 39.
Van Deurse, A., J., A., M., Van Dijk J., A., G., M. (2011).Rethinking Internet Skills: The contribution of gender, age, education, internet experience, and hours online to medium- and content-related Internet skills.Poetics. 39: 125-144.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Jurnal Internasional (Belanja Online)

Cerita Rakyat dan Mitos Kota Bogor